Tragis! Mahasiswa Udinus Tewas Dikeroyok dan Dibacok Sekelompok Pemuda di Jepara
Kabar duka dan tindakan kekerasan yang mengerikan terjadi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, di mana seorang mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ditemukan tewas dikeroyok dan dibacok oleh sekelompok pemuda pada Jumat dini hari, 18 April 2025. Insiden tragis yang terjadi di sekitar area Pantai Bandengan ini sontak membuat geger warga setempat dan menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan akademisi. Pihak kepolisian dari Polres Jepara bergerak cepat dan berhasil mengamankan beberapa terduga pelaku terkait mahasiswa tewas ini. Motif di balik aksi brutal yang menyebabkan mahasiswa tewas ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Menurut informasi yang dihimpun dari saksi mata dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban yang diketahui bernama Arya (20 tahun), seorang mahasiswa Udinus asal Jepara, sedang berkumpul dengan beberapa temannya di sekitar Pantai Bandengan pada Kamis malam. Sekitar pukul 00.30 WIB, tiba-tiba sekelompok pemuda yang tidak dikenal datang dan langsung menyerang Arya dan teman-temannya. Arya menjadi sasaran utama pengeroyokan dan bahkan mengalami luka bacok yang serius akibat senjata tajam. Teman-teman korban berusaha memberikan pertolongan, namun jumlah pelaku yang lebih banyak membuat mereka kewalahan. Akibat luka parah yang dideritanya, Arya dinyatakan mahasiswa tewas di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian dari Polres Jepara yang menerima laporan mengenai mahasiswa tewas ini segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Tim Inafis juga diterjunkan untuk melakukan identifikasi jenazah korban. Berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi, kuat dugaan bahwa mahasiswa tewas ini merupakan korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok pemuda. Dalam waktu singkat, polisi berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam insiden mahasiswa tewas ini. Para terduga pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jepara.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, dalam konferensi pers pada Jumat pagi, 18 April 2025, membenarkan adanya insiden pengeroyokan yang menyebabkan seorang mahasiswa Udinus tewas. Pihaknya menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan tuntas untuk mengungkap motif dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat. “Kami sangat menyesalkan tindakan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang pemuda. Kami akan bertindak tegas dan memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Wahyu. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. Pihak Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) juga telah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu mahasiswanya dan berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini.