Browsed by
Category: Tradisi

Pelatihan Pembuatan Kain Tenun Troso Tradisional Pengrajin Jepara

Pelatihan Pembuatan Kain Tenun Troso Tradisional Pengrajin Jepara

Pembuatan Kain tenun ikat motif khas Troso dipelajari secara tekun oleh puluhan pengrajin muda di Desa Troso Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Program pelatihan kriya tekstil tradisional ini diselenggarakan guna meregenerasi tenaga ahli pembuat kain tenun sekaligus melestarikan warisan budaya kebanggaan masyarakat Jepara. Menggunakan alat tenun bukan mesin yang autentik, para peserta dibimbing langsung oleh maestro penenun senior untuk menguasai teknik pengikatan benang serta pewarnaan alami. Pelatihan keterampilan tenun ikat ini disambut penuh semangat. Para peserta diajarkan rumitnya proses penyusunan benang…

Read More Read More

Pameran Mebel Ukir Kayu Jati Tradisional Desa Tahunan Jepara

Pameran Mebel Ukir Kayu Jati Tradisional Desa Tahunan Jepara

Mebel Ukir kayu jati tradisional hasil karya para perajin legendaris dari Desa Tahunan, Kabupaten Jepara, dipamerkan dalam pameran furnitur bertaraf internasional yang sukses menyedot perhatian para pembeli luar negeri. Ajang pameran bergengsi ini menampilkan aneka produk furnitur berkualitas seperti set meja makan, kursi ukir raja, lemari hias, hingga tempat tidur mewah dengan sentuhan ukiran ukiran khas Jepara yang sangat rumit dan indah. Kayu jati pilihan yang telah melalui proses pengeringan oven digunakan untuk menjamin ketahanan bangunan kayu dari cuaca ekstrem….

Read More Read More

Tradisi Budaya Mudun Lemah, Syukuran Bayi Belajar Berjalan

Tradisi Budaya Mudun Lemah, Syukuran Bayi Belajar Berjalan

Indonesia kaya akan ragam tradisi budaya, salah satunya adalah mudun lemah. Tradisi ini merupakan upacara syukuran yang dilakukan saat bayi mulai belajar berjalan. Mudun lemah, yang berasal dari bahasa Jawa, “mudun” berarti turun dan “lemah” berarti tanah, secara harfiah berarti menurunkan bayi ke tanah untuk pertama kalinya. Tradisi budaya ini biasanya dilakukan saat bayi berusia sekitar tujuh hingga delapan bulan, ketika mereka mulai menunjukkan tanda-tanda ingin berjalan. Upacara ini menjadi ungkapan syukur orang tua atas perkembangan si kecil dan harapan…

Read More Read More