Kakak Beradik Meninggal Akibat Dikeroyok Pria di Jepara
Tragedi kekerasan kembali menorehkan duka mendalam, kali ini di Jepara, Jawa Tengah, di mana dua kakak beradik meninggal dunia setelah dikeroyok pria yang diduga merupakan sekelompok orang tidak dikenal. Insiden tragis ini menjadi pengingat serius akan bahaya aksi pengeroyokan dan pentingnya keamanan di lingkungan masyarakat. Penyelidikan mendalam sedang dilakukan untuk mengusut tuntas kasus dikeroyok pria ini dan menyeret para pelakunya ke meja hukum.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu, 18 Mei 2025, sekitar pukul 01.30 WIB, di sebuah jalan sepi di kawasan Kecamatan Tahunan, Jepara. Kedua korban, berinisial R (28) dan adiknya, L (25), baru saja pulang dari suatu acara. Menurut keterangan saksi mata, Bapak Heru (40), seorang warga yang tinggal di dekat lokasi, ia mendengar suara keributan dan teriakan di tengah malam. “Saya keluar rumah dan melihat ada beberapa orang yang sedang memukuli dua pria. Setelah itu mereka langsung kabur,” ujarnya saat dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.
Setelah para pelaku melarikan diri, Heru dan beberapa warga lain segera menghampiri lokasi kejadian dan menemukan kedua korban tergeletak tak berdaya dengan luka-luka serius di tubuh mereka. Korban R dan L langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah RA. Kartini Jepara untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, karena luka yang terlalu parah, nyawa kedua kakak beradik tersebut tidak tertolong. R dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB, disusul oleh L pada pukul 04.15 WIB.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jepara, AKP Aris Pratama, membenarkan adanya insiden dikeroyok pria tersebut. “Kami telah menerima laporan dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa saksi mata sudah kami mintai keterangan dan kami sedang mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi, untuk mengidentifikasi para pelaku. Motif pengeroyokan ini masih kami dalami,” tegas AKP Aris Pratama pada Senin, 19 Mei 2025. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib demi mencegah terulangnya kejadian tragis dikeroyok pria seperti ini di kemudian hari.