Tragis! Tukang Batu Dikeroyok Pemabuk Usai Ditegur di Masjid Jepara
Seorang tukang batu bernama Bapak Ahmad (48), warga Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang diduga dalam keadaan mabuk. Peristiwa dikeroyok pemabuk ini terjadi di area Masjid Al-Huda, desa setempat, pada Sabtu malam, 12 April 2025, sekitar pukul 23.00 WIB.
Menurut keterangan saksi mata, Bapak Ali (52), yang juga merupakan pengurus masjid, kejadian bermula saat Bapak Ahmad menegur sekelompok pemuda berjumlah sekitar empat orang yang membuat kegaduhan di sekitar masjid. Diduga para pemuda tersebut dalam pengaruh minuman keras. Teguran Bapak Ahmad justru berujung pada tindakan dikeroyok pemabuk secara brutal.
“Saya lihat Bapak Ahmad menegur mereka karena berisik sekali, mengganggu ketenangan warga dan jamaah yang sedang beribadah. Tapi tiba-tiba mereka langsung marah dan mengeroyok Bapak Ahmad,” ujar Bapak Ali dengan nada prihatin saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian di lokasi kejadian pada Minggu dini hari, 13 April 2025.
Akibat pengeroyokan tersebut, Bapak Ahmad mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya, termasuk luka memar di wajah, kepala, dan luka lebam di bagian dada serta perut. Warga sekitar yang mendengar keributan segera datang membantu dan membubarkan para pelaku yang kemudian melarikan diri. Bapak Ahmad segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA Kartini Jepara untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Tahunan, AKP. Sugiyanto, S.H., yang segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan, membenarkan adanya tindak pidana dikeroyok pemabuk tersebut. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini, apalagi terjadi di area rumah ibadah. Tim Reskrim Polsek Tahunan saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang sudah berhasil kami identifikasi ciri-cirinya,” tegas AKP. Sugiyanto saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Tahunan pada Minggu siang.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan segala bentuk tindak kriminalitas kepada pihak berwajib. Selain itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan juga sangat diharapkan.
Informasi Penting Terkait Tindak Kekerasan dan Keamanan Lingkungan:
- Laporkan Tindak Kriminalitas: Jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk tindak kekerasan atau gangguan keamanan kepada pihak kepolisian.
- Hindari Main Hakim Sendiri: Serahkan penanganan tindak kejahatan kepada pihak berwajib sesuai dengan hukum yang berlaku.
- Peran Aktif Masyarakat: Tingkatkan kepedulian dan kerja sama antar warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
- Bahaya Minuman Keras: Penyalahgunaan minuman keras seringkali menjadi pemicu tindak kekerasan dan gangguan ketertiban.
- Penegakan Hukum: Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatan mereka.
Kasus tukang batu dikeroyok pemabuk di Jepara ini menjadi perhatian serius dan diharapkan para pelaku dapat segera ditangkap serta mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.